A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 161

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 161
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 66
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/gemilangfm/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 161

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 161
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 183
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/gemilangfm/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

Kabupaten Magelang
Kembali

150 Keluarga di Kabupaten Magelang Terima Bantuan Intervensi Kerawanan Pangan dan Gizi



GEMILANGNEWS - MAGELANGSebanyak 1.100 keluarga Rumah Tangga Miskin (RTM)  di Provinsi Jawa Tengah menerima bantuan pangan Tahap 5 dalam rangka intervensi pengendalian kerawanan pangan dan gizi. Bantuan yang berasal dari Dinas Ketahanan Pangan (Distanpangan) Jawa Tengah itu tersebar di Delapan kabupaten, dengan total 22 desa Termasuk di 3 Desa Kabupaten Magelang.

 

Kegiatan Penyerahan simbolis dilaksanakan di Balai Desa Kradenan Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang yang di ikuti juga oleh 7 Kabupaten lain Secara Daring yaitu Kabupaten Banjarnegara,Banyumas,Boyolali,Cilacap,Grobogan dan Klaten,Rabu,14/08/2024.

 

Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional Nyoto Suwignyo dalam sambutanya menyampaikan bahwa Prevalence of Undernourishment atau ketidakcukupan konsumsi pangan di Kabupaten Magelang masih tinggi mencapai 14 Persen,

 

‘’Padahal di Indonesia 8,3 Persen artinya kalau itu tertulis 14 koma sekian persen artinya ada 14 persen penduduk di wilayah ini yang dia tidak mampu melakukan akses pangan dengan baik artinya dia tidak memenuhi kecukupan energi didalam memberikan asupan makananya,kemungkinan 14 persen dari penduduk kabupaten magelang ini  sebagaian besar kalau mendapatkan pendapatan dan gajinya itu hanya untuk memikirkan makan belum memikirkan yang lain,’’Jelasnya

 

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Dyah Lukisari menyampaikan bahwa kegiatan ini mereplikasi atau melanjutkan apa yang sudah dilaksanakan oleh Badan pangan Nasional dimana Bapannas sudah menyalurkan Intervensi Pengendalian kerawanan Pangan dan sudah selesai dilaksanakan di 8 Provinsi Termasuk Jawa Tengah.

 

‘’ Kami kemudian menlanjutkan apa yang telah dilakukan Bapannas tentu dengan kemampuan anggaran yang ada di kami,jadi kegiatan ini adalah kegiatan penangganan Desa rawan pangan dan gizi yang bentuknya adalah pemberian bantuan paket Pangan terdiri beras 5 Kg, telur 1 Kg,Daging Ayam 1 Kg,dan juga Susu Bubuk,’’Jelasnya.

 

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang Romza Ernawan mengatakan dikabupaten Magelang Terdapat 3 Desa yang mendapatkan yaitu Desa Ngawonggo di Kecamatan Kaliangkrik,Desa Kradenan Kecamatan Srumbung dan Desa Ketundan di Kecamatan Pakis.

 

‘’Untuk masing masing Desa Nanti dialokasikan dari Distangpan Jawa tengah dari sumber dana Bapannas itu nantinya akan diberikan selama 9 bulan sampai bulan Desember dan hari ini adalah yang ke 5 dan dialokasikan masing masing desa 50 KK miskin dari sumber data DTKS,’’Katanya(dk)