A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 161

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 161
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 66
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/gemilangfm/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 161

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 161
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 183
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/gemilangfm/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

Kabupaten Magelang
Kembali

281 Miliar Untuk Pengajar Agama di Jawa Tengah



GMNews – SOLO - Kanwil Kementerian Agama Jawa Tengah menerima hibah dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebesar Rp 281 Miliar sebagai bantuan insentif pengajar keagamaan dan BOS Daerah Madrasah Aliyah (MA).Penyerahan hibah dilakukan dalam Rapat Kerja Kanwil Kemenag Jateng  dengan tema Transformasi Layanan Umat di Hotel Sunan Solo Selasa 29 Maret 2022. Ganjar berharap bantuan itu menambah semangat para pengajar agama dalam membangun suasana solidaritas di masyarakat.

 

‘’ Tadi disampaikan pada kita semua bahwa kemenag menyiapkan banyka program ,bagaimana bertindak dimasyarakat ,apa yang menjadi program pusat yang mesti dieksekusi ditingkat bawah maka ada program semacam moderasi beragama ,itu menarik karena di Jawa Tengah kantor - kantor , sekolah- sekolah banyak melakukan hal itu’’Ungkap ganjar

 

Selain itu Ganjar juga menyerahkan sejumlah penghargaan dan sertifikat pendidik kepada tujuh orang pengajar agama. Ganjar mengatakan pemberian prestasi ini bisa memotivasi yang lain untuk berpikir lebih luas dalam konteks agama. Ia menambahkan inovasi semacam ini menjadi modal untuk membangun kondusifitas jangka panjang apalagi saat ini marak kasus kekerasan anak dan perempuan.

 

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan Kanwil Kemenag dari 35 kota kabupaten se Jateng termasuk masing-masing pemuka keagamaan. (dk)