
GEMILANGNEWS - SEMARANG,Aplikasi Jalan Cantik yang
diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 28 Juni 2019 lalu terbukti mempercepat perbaikan jalan rusak di
wilayahnya. Hal itu dibuktikan dari 7.190 aduan yang dikirim masyarakat di
aplikasi Jalan Cantik, 3.739 laporan telah selesai dikerjakan 1.253 sedang
proses 133 laporan ditolak dan sisanya masih proses verifikasi.
Saat ditemui di ruang kerjanya Semarang 1 Juli 2022 Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan
Cipta Karya Provinsi Jateng AR Hanung Triyono mengatakan untuk mepercepat
proses setiap kanal pelaporan itu pihaknya memiliki tenaga administrasi
masing-masing yang siap menerima setiap aduan laporan.
“Pelaporan atau keluhan masyarakat lewat Instagram,
Facebook, bisa Laporgub, aplikasi Jalan Cantik, maupun langsung ke Pak Gub
(Gubernur Jateng Ganjar Pranowo), itu banyak yang memanfaatkan kanal,” kata
Hanung.
Untuk mempercepat proses, Hanung mengatakan, setiap kanal
pelaporan itu memiliki tenaga administrasi masing-masing yang siap menerima
setiap aduan. Nantinya, setiap laporan akan langsung dijawab atau dikerjakan
oleh pihak terkait. Tentunya setiap laporan itu telah disertai identitas
pelapor, alamat lengkap, serta foto titik kerusakan.
“Kita konfirmasi ke teman-teman, kalau itu adalah jalan
kabupaten/kota, saya kirimkan ke Kepala DPU-nya. Nanti akan ada jawaban. Kalau
itu belum tertangani, nanti program ke depan mau apa,” ujarnya.

Selain itu pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk bersabar
setiap kali ada jalan yang sedang diperbaiki. Sampai saat ini total panjang
jalan provinsi mencapai 2.404,741 kilometer. Titik jalan yang rusak di
antaranya di wilayah timur ruas Surakarta-Gemolong-Geyer,
Semarang-Godong-Purwodadi-Blora dan Kuwu-Galeh-Ngrampal.
Ia menambahkan meskipun anggaran daerah tidak terlalu besar
namun pihaknya akan terus mencari potensi anggaran seperti dari Dana Alokasi
Khusus (DAK) Program Hibah Jalan Daerah (PHJD)/Inpres dan lainnya.(DK)