A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 161

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 161
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 66
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/gemilangfm/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 161

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 161
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 183
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/gemilangfm/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

Kabupaten Magelang
Kembali

Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas,BPBD Siapkan Antisipasi


GEMILANGNEWS - MAGELANG,Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi menginformasikan bahwa telah terjadi awan panas guguran pada Jum’at (8/12/2023) pukul 14.46 WIB.

 

Adapun dari rilis BPPTKG tercatat 7x awan panas guguran terjadi. Dengan jarak luncur maksimal 3.500 meter ke arah barat daya atau kearah Kali Krasak dengan arah angin ke utara.

 

“Awanpanas Guguran pertama terjadi pukul 14.46 WIB dengan durasi 360 detik dan amplitudo maksimal 73 mm dan berlangsung sampai pukul 15.48 dengan durasi 123 detik, amlitudo maksimal 72 mm” sesuai keterangan BPPTKG

 

Pasca terjadi Awan Panas Guguran Gunung Merapi tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, menjelaskan bahwa sempat terjadi abu vulkanik di Kabupaten Magelang.

 

“Berdasarkan laporan dari masyarakat yang kami catat sampai pukul 16.20 WIB sebaran abu vulkanik ada di 8 Desa di Kecamatan Dukun dan 2 Desa di Kecamatan Sawangan” Ujarnya

 

Hujan abu vullkanik, kata Edi, rata-rata masih tipis sehingga tidak menggagu aktivitas masyarakat dan berangsur reda.

 

“Saat awan panas guguran terjadi, bersamaan juga turun hujan di wilayah KRB III sehingga dampak abu vulkanik tidak menyebar” Ujar Edi.

 

Menyikapi hal kenaikan aktivitas Gunung Merapi, pihaknya terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Merapi dan terus berkoordiasi dengan BPPTKG maupun Pemerintah Desa setempat untuk langkah antisipasif.

 

“BPBD telah menyiapkan masker maupun kebutuhan logistik lainnya dan siap didistribusikan ke warga jika sewaktu-waktu kembali terjadi” sambungnya.

 

Selain itu pihaknya telah menyiagakan seluruh sumber daya yang dimiliki BPBD Kabupaten Magelang, baik personil, peralatan maupun logistik. Hal tersebut sebagai upaya Pemerintah dalam melayani dan melindungi masyarakat dari ancaman bencana erupsi Gunung Merapi. Untuk itu Edi meminta masyarakat juga mematuhi rekomendasi-rekomendasi yang dikeluarkan oleh BPPTKG.

 

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak beraktivitas di daerah potensi bahaya sesuai yang direkomendasikan oleh BPPTKG” tutupnya.

 

Seperti yang kita ketahui tingkat aktivitas Gunung Merapi saat ini berada di Level III atau Siaga.