
GEMILANGNEWS - MAGELANG,Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan
Geologi menginformasikan bahwa telah terjadi awan panas guguran pada Jum’at
(8/12/2023) pukul 14.46 WIB.
Adapun dari rilis BPPTKG tercatat 7x awan panas guguran
terjadi. Dengan jarak luncur maksimal 3.500 meter ke arah barat daya atau
kearah Kali Krasak dengan arah angin ke utara.
“Awanpanas Guguran pertama terjadi pukul 14.46 WIB dengan
durasi 360 detik dan amplitudo maksimal 73 mm dan berlangsung sampai pukul
15.48 dengan durasi 123 detik, amlitudo maksimal 72 mm” sesuai keterangan
BPPTKG
Pasca terjadi Awan Panas Guguran Gunung Merapi tersebut,
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, menjelaskan bahwa sempat terjadi abu
vulkanik di Kabupaten Magelang.
“Berdasarkan laporan dari masyarakat yang kami catat sampai
pukul 16.20 WIB sebaran abu vulkanik ada di 8 Desa di Kecamatan Dukun dan 2
Desa di Kecamatan Sawangan” Ujarnya
Hujan abu vullkanik, kata Edi, rata-rata masih tipis
sehingga tidak menggagu aktivitas masyarakat dan berangsur reda.
“Saat awan panas guguran terjadi, bersamaan juga turun hujan
di wilayah KRB III sehingga dampak abu vulkanik tidak menyebar” Ujar Edi.
Menyikapi hal kenaikan aktivitas Gunung Merapi, pihaknya
terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Merapi dan terus berkoordiasi
dengan BPPTKG maupun Pemerintah Desa setempat untuk langkah antisipasif.
“BPBD telah menyiapkan masker maupun kebutuhan logistik
lainnya dan siap didistribusikan ke warga jika sewaktu-waktu kembali terjadi”
sambungnya.
Selain itu pihaknya telah menyiagakan seluruh sumber daya
yang dimiliki BPBD Kabupaten Magelang, baik personil, peralatan maupun
logistik. Hal tersebut sebagai upaya Pemerintah dalam melayani dan melindungi
masyarakat dari ancaman bencana erupsi Gunung Merapi. Untuk itu Edi meminta
masyarakat juga mematuhi rekomendasi-rekomendasi yang dikeluarkan oleh BPPTKG.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak beraktivitas
di daerah potensi bahaya sesuai yang direkomendasikan oleh BPPTKG” tutupnya.
Seperti yang kita ketahui tingkat aktivitas Gunung Merapi
saat ini berada di Level III atau Siaga.