A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 161

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 161
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 66
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/gemilangfm/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 161

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 161
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 183
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/gemilangfm/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

Kabupaten Magelang
Kembali

Jembatan Yang Dulu Hanyut Terkena Lahar Dingin Merapi,Kini Sudah Dibangun Kembali

GEMILANGNEWS - MAGELANG,Jembatan Senowo yang berada di antara Desa Dukun dan Mangunsoko Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang menjadi dua lajur bantuan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Jembatan senilai Rp 7,25 miliar dari anggaran bantuan provinsi (Banprov) 2021 itu kini berfungsi sebagai jalur alternatif Magelang-Boyolali sekaligus jalur evakuasi bencana erupsi Merapi serta mampu mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.

Sekretaris Desa Dukun Yudo Wasito Saat Ditemui Rabu (10/8/2022), mengatakan Jembatan Senowo dibangun tahun 2021 berkat bantuan dari Ganjar dan saat ini menjadi akses antar kabupaten.

“Itu menghubungkan antar kabupaten, yakni Magelang-Boyolali-Semarang,” ujarnya,

‘’Dulu hanya satu jalur Untuk kendaraan truk dan yang mengangkut sayur itu harus bergantian karena jalan sempit. Apalagi saat erupsi merapi pasti semrawut. Ada kecelakaan juga karena biasanya itu orang yang belun paham jalur sini, karena jalan yang satu nanjak dan sempit,” paparnya.


Setelah dibangun dan menjadi dua lajur, Jembatan Senowo lancar dan bahkan mampu mendorong perekonomian masyarakat.

“Dampaknya banyak, ya memperlancar ekonomi karena mayoritas petani bisa angkut hasil pertanian. Ada juga pasar desa dekat jembatan. Jadi memperlancar evakuasi. Desa Dukun jaraknya 12 kilometer dr puncak Merapi, karena di atas ada beberapa desa, sehingga jalur evakuasi ini sangat vital,” ungkapnya.

Selain itu  keberadaan jembatan baru juga berimbas pada perekonomian masyarakat Kepala Pasar Desa Dukun Yazid Aiman mengatakan pasar yang merupakan aset desa itu sebelumnya memberi pendapatan asli desa (PAD) Rp 12 juta per bulan dan kini meningkat hingga Rp 20 juta per bulan.

Sebagai informasi ada dua jembatan di Magelang yang dibangun dari anggaran Banprov Yakni Jembatan Kali Tangsi di ruas jalan Krasak-Kajoran dan jembatan Kali Senowo ruas Tlatar-Talun Magelang. (DK)