A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 161

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 161
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 66
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/gemilangfm/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 161

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 161
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 183
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/gemilangfm/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

Kabupaten Magelang
Kembali

Jokowi Perintahkan Produk UMKM Dimasukkan e-Katalog,Jateng Sudah Berjalan Satu Tahun






GMNews - BALI - Presiden Joko Widodo marah saat memberikan pengarahan kepada menteri kabinet, kepala lembaga, kepala daerah dan kepala BUMN terkait aksi afirmasi bangga buatan Indonesia saat mengetahui masih banyak kementerian dan lembaga yang impor barang dan jasa dari luar negeri. Jokowi menegaskan pemerintah sudah menetapkan bahwa 40 persen anggaran APBN maupun APBD digunakan untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi dalam negeri dengan cara membeli produk-produk karya bangsa sendiri seperti produk dari UMKM.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah  Ganjar Pranowo mengatakan sudah saatnya Indonesia bangga pada produk dalam negeri karena sudah banyak industri dalam negeri dan juga UMKM yang produknya tidak kalah dengan produk impor. Ganjar menambahkan E-Katalog merupakan solusi paling bagus untuk persoalan ini.Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) juga sudah membuat terobosan agar produk dalam negeri maupun produk UMKM bisa masuk ke dalam e-katalog. (DK)