A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 161

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 161
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 66
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/gemilangfm/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 161

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 161
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 183
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/gemilangfm/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

Kabupaten Magelang
Kembali

Kamis Malam Gunung Merapi Alami 2 kali erupsi Awan Panas Guguran



GEMILANGNEWS - MAGELANG,Gunung Merapi kembali memuntahkan 2 kali guguran awan panas ke arah Kali Bebeng. Masyarakat di dekat lokasi diminta untuk waspada.

Dilansir  dari akun resmi, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menjelaskan awan panas guguran di Gunung Merapi pada pukul 19.56 WIB itu dengan amplitude max 35 mm, durasi 227 detik. Terpantau arah angin saat erupsi ke Tenggara.


''Untuk  susulan terjadi pada pukul 20.03 WIB durasi 242 detik, jarak luncur 2400 meter ke Barat Daya ( Kali Bebeng)'' Jelas akun resmi, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Kamis 18/01/2024 Malam


Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan dampak erupsi berupa hujan abu dan lain sebagainya.


Meski demikian, BPPTKG mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada dan berada di radius aman erupsi Merapi.

"Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan," tulis keterangan dalam akun resmi, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) (DK)