A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 161

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 161
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 66
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/gemilangfm/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 161

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 161
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 183
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/gemilangfm/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

Kabupaten Magelang
Kembali

Perempuan Kerap Jadi Korban, Ganjar Ingatkan Isu Pernikahan Dini di Hari Kartini




GEMILANGNEWS - MAGELANG,Isu pernikahan dini dititipkan Gubernur Jawa Tengah -Ganjar Pranowo- kepada para ibu/ dalam acara Peringatan Hari Kartini tahun 2022 di Pendopo drh. Soepardi Kabupaten Magelang Kamis 21 April 2022. Bersamaan dengan itu Ganjar mengingatkan soal data tingginya pernikahan dini selama pandemi. Untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut pemerintah membutuhkan dukungan dari seluruh pihak utamanya perempuan


“Betul kan bu, kasih tahu. Nikah, nikah, nanti dulu. Suruh sekolah yang tinggi insya-Allah itu akan manfaat. Kasih tahu tetangga-tetangganya. Kalau punya anak perempuan, jangan dinikahkan dulu,” tegas Ganjar.

Sebab sebagian besar korban kekerasan, kata Ganjar adalah perempuan. Apalagi sosok Kartini, lanjut Ganjar, juga mempunyai latarbelakang pendidikan yang baik.

“Karena kalau sudah kawin muda biasanya mungkin fisik mentalnya tidak siap yang terjadi nanti tidak siap berkeluarga,” kata Ganjar.

Ganjar mengatakan, untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut pemerintah tidak bisa sendiri. Dukungan dari seluruh pihak, utamanya perempuan menjadi penting.

Sementara itu Ketua Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Indonesia Maju Iriana Joko Widodo dalam sambutannya mengapresiasi peran perempuan Indonesia yang berjasa dan berprestasi dalam profesinya. Iriana mengatakan peran perempuan Indonesia sangat diharapkan untuk berkontribusi mendorong pemulihan akibat pandemi.  Pemerintah juga akan berkomitmen memberikan ruang sebesar-besarnya kepada perempuan Indonesia untuk berkarya dan memaksimalkan potensinya di segala sektor.(DK)