GEMILANGNEWS - SEMARANG,Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak seperti sapi/ kerbau/ dan kambing/ hingga kini masih merebak di Jawa Tengah.Meski begitu masyarakat dihimbau untuk tidak perlu khawatir karena PMK tidak dapat menular ke manusia.
Dokter Hewan di Rumah Pemotongan Hewan Semarang Kurnia Winda PratiwI mengatakan daging hewan ternak yang terkena PMK masih aman untuk dikonsumsi namun dengan pengolahan yang tepat.
Â
‘’PMK ini tidak zoonosis sebenarnya kalau daging itu boleh dikonsumsi tapi dengan penanganan yang benar yaitu dengan cara setelah dapat daging tidak boleh dicuci harusnya direbus sampai mendidih selama waktu 30 menit karena itu untuk meminimumkan penularan atau meminimkan virus-virus yang bisa berkembang karena virus di inaktif atau bisa mati di suhu tinggi’’Jelasnya

Winda menambahkan terkait pengolahan daging hewan kurban baiknya memisahkannya dengan jeroan agar tidak terkontaminasi
’’Jangan sampai digabungkan jeroan dan daging Jika Mau disimpan bisa direbus dipotong kecil-kecil baru nanti di Chiller dulu atau yang kulkas bawah selama 24 jam nanti kemudian baru pindah ke freezer’’Tambahnya
Â
Di sisi lain bagi peternak di Jawa Tengah yang mendapati
hewan ternaknya terinfeksi dapat menghubungi Posko Pengaduan PMK yang berpusat
di lt.4 Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Jawa
Tengah atau melalui hotline 024-6925520. Masyarakat juga dapat menghubungi Unit
Reaksi Cepat (URC) Penanggulangan PMK Jateng di nomor 081 333 399 232. (DK)