A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 161

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 161
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 66
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/gemilangfm/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 161

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 161
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 183
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/gemilangfm/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

Kabupaten Magelang
Kembali

Ribuan Anak Meriahkan Gebyar Paud 2025 Kecamatan Sawangan


GEMILANGNEWS - SAWANGAN,Suasana gerimis tidak mengurangi semangat dan keceriaan Anaka anak dalam Gebyar PAUD 2025 dan Pencanangan Program Pengurangan Sampah se-Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang, Rabu pagi 21/05/2025  di Lapangan Klangon Kecamatan sawangan.

Mengangkat tema “Tumbuhkan Cinta Budaya Sejak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional”,  diikuti lebih dari 1900 peserta didik  Kelompok Belajar PAUD Se Kecamatan Sawangan yang tampil penuh semangat dan ceria.

Bunda Paud Kabupaten Magelang Dian Ekawati Grengseng Pamuji yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan Aprisiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang berkontribusi dam penyelenggaran Gebyar tersebut.

“Semoga kegiatan ini dapat terus Berlanjut dan menjadi inspirasi bagi komunitas PAUD Lainya untuk kembali mengenalkan permainan anak tradisional,’Ungkapnya

Lebih lanjut Dian mengatakan perkembangan teknologi yang Pesat telah membawa berbagai perubahan pada gaya hidur dan aktivitas anak anak,mereka cenderung lebih tertarik pada permainan digital yang melibatkan gadget smarphone dan tablet.

‘’Tentu ini berdampak pada Berkurangnya aktivitas fisik,interaksi sosial langsung,serta hilangnya budaya permainan tradisional yang dahulu menjadi bagian penting dari kehidupan anak anak,’’Lanjutnya

Pada Kesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang yang diwakili Kabid Pembinaan PAUD  dan DIKMAS Wahyudi S.Pd, M.Pd mengatakan Seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi yang semakin canggih, berdampak sangat kompleks pada anak-anak, baik dampak positif maupun negatif. Secara positif, teknologi dapat meningkatkan akses informasi, memperluas kemampuan belajar, dan mengembangkan kreativitas. Namun, secara negatif, penggunaan teknologi yang berlebihan dapat menyebabkan kecanduan, masalah kesehatan, dan penurunan kemampuan bersosialisasi. 

‘’Menjadi tugas kita bersama untuk mengurangi dampak negatif dari perkembangan IPTEK dan teknologi, maka perlu dilakukan upaya selektif dan bijak dalam penggunaannya, serta penguatan nilai-nilai budaya dan moral. Salah satunya dengan mengenalkan permainan tradisional yang memiliki beberapa fungsi penting, antara lain melatih keterampilan motorik, mengembangkan kemampuan kognitif, menumbuhkan kecerdasan sosial dan emosional, mengenalkan nilai-nilai budaya, serta sebagai media hiburan dan rekreasi yang menyehatkan,’’ Katanya

Sementara itu Camat Sawangan Yusuf Ari Wibowo menyampaikan bahwa kegiatan Gebyar Paud akan diselenggaran setiap tahun dengan tema yang berbeda beda.

‘’ Upaya untuk terus mensupport, menggelorakan pendidikan anak usia dini ini dapat terus berlangsung menjadi kegiatan-kegiatan yang disamping sifatnya rutin setiap tahun diselenggarakan juga selalu membawa pembaruan dari setiap tema yang diusung setiap tahun.

Pernah kita menyelenggarakan Gebyar Paud, kita melaunching pramuka prasiaga yang namanya pramuka untuk mengenalkan pendidikan-pendidikan karakter ataupun juga tentang tanggap dan siaga bencana kepada anak-anak para peserta didik di Bidang Paud,’’Jelasnya