A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 161

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 161
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 66
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/gemilangfm/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 161

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 161
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 183
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/gemilangfm/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

Kabupaten Magelang
Kembali

Senin Malam Gunung merapi luncurkan awan panas guguran



GMNews - MAGELANG  - Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta masih menunjukkan aktivitas berupa guguran lava maupun kegempaan. Dalam kurun waktu 24 jam pada senin (07/03) teramati guguran lava meluncur sebanyak 115 kali.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida dalam keterangan rilisnya menjelaskan Dalam periode pengamatan tersebut terjadi juga 1 kali gempa Awan Panas Guguran dengan amplitudo 34 mm dan lama gempa 158 detik arah barat daya dengan jarak luncur -+ 2000 meter,selain itu 115 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3-25 mm dan lama gempa 9-207 detik,1 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 6 mm, dan lama gempa 17 detik.

'' Terjadi juga 6 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 1-13 mm, S-P 0.4-0.9 detik dan lama gempa 4.8-7.4 detik.1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 4 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 80 detik' Jelasnya

Dalam keteranganya Hanik mengungkapkan Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

'' Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya,Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi,Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali'' Terangnya

Pada periode tersebut Gunung merapi  terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 10-50 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah ke arah timur dan barat,Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status aktivitas vulkanik Gunung Merapi pada Level III atau Siaga. (DK )