
GEMILANGNEWS - MAGELANG,Ada yang menarik dalam Sosialisasi Aplikasi Simpel Ndeso
kali ini,Pemerintah Desa Pucungrejo Bekerja Sama dengan Sanggar Sekar Wangi dan
Pemerintah Kabupaten Magelang melaksanakan Sosialisasi melalui drama ini adalah
upaya penyampaian pesan atau informasi kepada masyarakat dengan menggunakan
media drama yang menarik lagi para peserta Drama adalah Perangkat Desa
Pucungrejo.
Kegiatan tersebut di rangkai dalam kegiatan Sekar Wangi
Festival 2025 dan ulang tahun ke 33 Sanggar Seni Sekar Wangi bertempat di
Lapangan Desa Pucungrejo atau ex Pasar Lama Muntilan,19/04/2025.
Dalam Kegiatan tersebut juga di laksanakan beberapa kegiatan
Seperti Lomba Tari yang diikuti oleh 19 Sanggar Seni dan Beberapa Kesenian.
Bupati Magelang yang di wakili Kepala Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kabupaten Magelang Slamet Achmad Husein dalam sambutan tertulisnya
menyampaikan ucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Sanggar Seni Sekar Wangi
Muntilan dan seluruh Panitia yang telah mempersiapkan segala sesuatunya demi
suksesnya festival ini. Apresisi dan
ucapan selamat juga kepada para pemenang lomba dalam Gelar Budaya Sekar
Wangi Festival Tahun 2025.
‘’Semoga Festival ini nantinya, selain dapat memilih peserta kesenian yang berkualitas, bisa
dijadikan sebagai upaya agar seni dan budaya ini dapat terus berkembang, maju
serta lestari sepanjang masa. Acara ini tentunya juga merupakan ungkapan
kreativitas, keberagaman, dan semangat persatuan,’’Ungkapnya
Lebih lanjut Slamet Achmad Husein mengatakan bahwa Seni dan
budaya memiliki peran penting dalam membentuk karakter, nilai-nilai luhur, dan
keberagaman. Melalui seni, kita memperoleh wawasan dan inspirasi yang
menumbuhkan gagasan-gagasan baru serta membentuk pola pikir kritis.
‘’Budaya membawa kita untuk menghargai keberagaman,
merangkul hak asasi, serta meningkatkan semangat kebersamaan. Untuk itu saya
mengajak untuk bersama menciptakan kerjasama yang berdampak pada kemajuan yang
lebih inklusif, kreatif, dan progresif dibidang kesenian dan kebudayaan yang
ada disekitar kita,’’katanya
Ia juga mengajak seluruh
masyarakat untuk melihat bagaimana strategi leluhur dalam melestarikan
seni budaya salah satunya dengan menggelar Festival seni budaya.
‘’Untuk itu, mari bersama kita jaga agar seni dan budaya
lestari sampai keanak cucu dan generasi-generasi selanjutnya. Kepada para
penggiat dan pelaku seni, serta budayawan teruslah berkreasi teruslah
berekspresi dan teruslah berinovasi, dalam memberdayakan, mengembangkan serta
memasyarakatkan seni serta budaya ditengah-tengah masyarakat yang terus
bergerak maju,’’Lanjutnya
Pada kesempatan yang sama PLT Kepala Desa Pucungrejo Kadri
mengatakan Simpel Ndeso adalah salah satu Apilkasi di Kabupaten Magelang untuk
desa. Simpel Ndeso merupakan kepanjangan dari Sistem Pelayanan Desa Online.
‘’saat ini sudah di
era digitalisasi, ke depan pelayanan di tingkat desa bisa dilakukan secara
digital atau online. Untuk keperluan SKCK dan Surat Keterangan Usaha bisa
langsung diakses dimana saja dan darimana saja bahkan bisa sambil tiduran,’’Jelasnya
Kadri juga menyambut baik hadirnya aplikasi Simpel Ndeso ini.
Menurutnya, aplikasi tersebut dapat memudahkan masyarakat dalam memperoleh
pelayanan yang maksimal dari pemerintah desa.
‘’Sehingga untuk surat menyurat tidak perlu harus menunggu
Pak Kades atau pak Kadus Karena untuk tanda tangan sudah Elektronik kecuali
untuk surat Cerai saya harus bertemu dulu dengan keduanya, kami juga berima
kasih kepada Dinas Kominfo Kabupaten Magelang yang senantiasa melakukan
terobosan dalam rangka memudahkan pelayanan bagi masyarakat’’Ungkapnya